Laporan Praktikum Kimia Analisis, Kimia Organik, Analisis Bahan Kulit, Analisis Karet

Thursday, 27 October 2011

PEMBUATAN GLIPTAL RESIN


I.             Tujuan
Mempelajari polimerisasi kondensasi pada pembuatan gliptal resin.

II.          Dasar Teori
Polimer ialah molekul raksasa (makromolekul) yang terbentuk dari satuan – satuan sederhana monomernya (A. J. Hartomo, dkk, 1992). Istilah makromolekul lebih menggarisbawahi struktur – struktur yang kompleks. Berkembang dari pangkal polimer alam, kini telah dikembangkan pula berbagai polimer sintetik yang rumit.
Pembuatan polimer gliptal resin termasuk dalam polimerisasi kondensasi. Polimerisasi kondensasi terjadi dengan menggabungkan molekul-molekul monomer dengan menggunakan reaksi gugus fungsional dengan menghilangkan produk sampingnya seperti H2O dan CH3OH. Pada polimerisasi kondensasi tidak terjadi pengakhiran. Polimerisasi ini berlangsung terus-menerus idealnya sampai tidak ada lagi gugus fungsi yang tersedia untuk bereaksi. (M. A. Cowd, 1991)
Kondensasi ftalik anhidrida dengan glikol membentuk polimer linear, tetapi kondensasi ftalik anhidrida dengan gliserol membentuk polimer gliptal yang berkaitan silang. Ftalik anhidrida bertindak balas dengan gliserol untuk menghasilkan polimer gliptal. Polimer gliptal resin dihasilkan melalui proses berikut :
a.       Pembentukan polyester linear.
b.      Perubahan molekul linear menjadi molekul bercabang menghasilkan jaringan pempolimeran berperingkat melibatkan berbagai jenis kumpulan berfungsi dan berbagai tindak balas.
Polimer gliptal resin merupakan salah satu jenis polimer dimana prinsipnya hamper sama dengan polyester. Polimer gliptal resin merupakan jenis polimer yang sangat keras dan kuat yangsering digunakan untuk pelapis pada laboratorium, membuat tali parasut, dan sebagainya. (www.scribd.com)

III.       Alat
a.       Gelas beker 100 ml 1 buah
b.      Gelas arloji 1 buah
c.       Pengaduk 1 buah
d.      Tabung reaksi  4 buah
e.       Kompor listrik/hot plate
f.       Pipet volume 5 ml 1 buah

IV.       Bahan
a.       Gliserol
b.      Asam ftalat anhidra
c.       Pelarut organic (aseton, alcohol/methanol, toluene. Asam asetat)

V.          Cara Kerja
a.       Diambil 2 gram gliserol (1,6 cc) dan 3 gram asam ftalat anhidra, kemudian dimasukan kedalam beker gelas 100 ml, selanjutnya larutan diaduk hingga tercampur sempurna.
b.      Ditutup dengan gelas arloji, kemudian dipanaskan dalam kompor listrik/hot plate secara perlahan – lahan hingga terbentuk gelembung udara dan cairan akan mengembang. Resin yang terbentuk dibiarkan sampai dingin.
c.       Dimasukan 4 pelarut organic kedalam 4 tabung reaksiyang berbeda (volume masing-masing 1 ml).
d.      Resin yang terbentuk dari percobaan tersebet kemudian dilarutkan dalam keempat pelarut organic yang telah disediakan.
iklan banner
iklan banner